Tutorial deploy & penggunaan
Panduan step-by-step menyiapkan WhatsApp Scheduler di Windows 10: install, login, scan QR, membuat jadwal, broadcast CSV, troubleshooting, dan backup.
Langkah cepat
- 1
Install Node.js 20 LTS
Unduh dari nodejs.org, biarkan opsi Add to PATH tercentang. Lalu install Google Chrome (disarankan).
- 2
npm install
Buka Command Prompt di folder wa-scheduler, jalankan npm install (±3–5 menit, mengunduh Chromium).
- 3
npm run build && npm start
Aplikasi siap di http://localhost:3000. Jangan tutup jendela Command Prompt.
- 4
Login dan scan QR
Login dengan akun default, masuk menu Koneksi, scan QR lewat WhatsApp → Perangkat Tertaut.
- 5
Buat jadwal
Pilih tujuan, tanggal & jam bebas, lampirkan file, atur pengulangan harian/mingguan/bulanan.
Persiapan sistem
- Install Node.js 20 LTS dari nodejs.org (installer .msi 64-bit). Pastikan opsi Add to PATH tercentang.
- Install Google Chrome. Jika belum ada, Puppeteer akan mengunduh Chromium saat npm install.
- Verifikasi di Command Prompt: node -v dan npm -v harus menampilkan versi.
Menyiapkan aplikasi
- Ekstrak folder wa-scheduler ke lokasi permanen, misalnya C:\wa-scheduler.
- Buka Command Prompt di folder tersebut, jalankan npm install.
- Jalankan npm run build lalu npm start. Server aktif di http://localhost:3000.
Login dan scan QR
- Buka browser ke http://localhost:3000.
- Email: arisanto@mentarisatria.net.id — Password: Backmeup2023
- Masuk menu Koneksi, tunggu QR code, lalu scan dari WhatsApp HP Anda.
- Setelah status Terhubung, sesi tersimpan lokal dan restart tidak perlu scan ulang.
- Ganti password default lewat menu Pengaturan setelah login pertama.
Membuat jadwal pengiriman
- Menu Jadwal Baru → isi judul dan pesan. Gunakan {nama} untuk personalisasi otomatis.
- Lampirkan file bila perlu (maks 5 file, 25 MB per file).
- Pilih tujuan: Nomor (pisah koma), Grup, atau Kontak/CSV.
- Tentukan tanggal & jam, lalu pilih pengulangan: Sekali, Harian, Mingguan, atau Bulanan.
- Simpan. Penjadwal mengecek setiap menit dan mengirim tepat waktu.
Mengedit & menyalin jadwal
- Menu Daftar Jadwal → tombol Edit membuka form berisi data jadwal (judul, pesan, tujuan, waktu, pengulangan, lampiran).
- Lampiran lama bisa dihapus lewat tanda × dan lampiran baru bisa ditambahkan, lalu klik Simpan perubahan atau Batal.
- Tombol Salin menduplikat jadwal beserta tujuan dan lampirannya; salinan dibuat dalam status dijeda dan langsung terbuka di form edit.
- Ubah tanggal/jam salinan lalu Simpan perubahan untuk mengaktifkannya.
Kontak (nama & nomor) dan broadcast CSV
- Menu Kontak / CSV → tambah manual dengan kolom Nama dan Nomor, atau impor file dengan format: nama,nomor.
- Setiap baris kontak punya tombol Edit untuk mengubah nama/nomor langsung di tabel, serta tombol Hapus.
- Saat membuat jadwal pilih tujuan Kontak/CSV; chip menampilkan nama beserta nomor kontak.
- Sistem memberi jeda acak 3–8 detik antar nomor agar lebih aman.
Autostart & auto-restart di Windows 10
- Buat start-wa.bat berisi loop: @echo off / cd /d C:\wa-scheduler / :loop / call npm start / timeout /t 5 /nobreak >nul / goto loop — aplikasi otomatis jalan lagi bila berhenti.
- Cara mudah: Win + R → shell:startup → salin shortcut start-wa.bat ke folder Startup.
- Cara tangguh: Task Scheduler → Create Task, centang Run whether user is logged on or not + Run with highest privileges.
- Triggers: tambahkan At startup dan At log on. Actions: Start a program → C:\wa-scheduler\start-wa.bat, Start in C:\wa-scheduler.
- Settings: If the task fails, restart every 1 minute, up to 999 times; If the task is already running → Do not start a new instance; hapus centang Stop the task if it runs longer than.
Pulih otomatis setelah listrik mati
- Di BIOS/UEFI aktifkan Restore on AC Power Loss (atau After Power Failure) = Power On agar PC menyala sendiri saat listrik kembali.
- Settings → System → Power & sleep → Sleep: Never. Untuk server 24 jam jalankan juga powercfg /h off sebagai Administrator.
- Nonaktifkan Fast Startup di Control Panel → Power Options agar trigger At startup selalu berjalan.
- Atur Active hours Windows Update supaya restart otomatis tidak terjadi di jam pengiriman pesan.
- Sesi WhatsApp tersimpan di folder data/, jadi setelah PC menyala kembali tidak perlu scan QR ulang.
Opsi lanjutan: jalankan sebagai Windows Service (NSSM)
- Unduh NSSM dari nssm.cc, salin nssm.exe ke C:\wa-scheduler, lalu jalankan nssm install WAScheduler sebagai Administrator.
- Path: C:\Program Files\nodejs\node.exe — Arguments: server/index.js — Startup directory: C:\wa-scheduler.
- Details → Startup type: Automatic (Delayed Start). Exit actions → Restart application, delay 5000 ms.
- I/O → arahkan output & error ke C:\wa-scheduler\data\logs\service.log untuk memantau masalah.
- Kelola dengan nssm start / restart / stop / remove WAScheduler. Jalankan npm run build sekali sebelum memasang service.
- Verifikasi: restart PC, tunggu ±1 menit, buka http://localhost:3000.
Troubleshooting
- EADDRINUSE :3000 → jalankan dengan port lain: set PORT=4000 && npm start.
- QR tidak muncul → npm run reset-session lalu npm start.
- Failed to launch browser → set CHROME_PATH ke lokasi chrome.exe.
- Pesan tidak terkirim → cek status Koneksi harus Terhubung dan HP utama online.
- Lupa password → hapus data/scheduler.db lalu npm start untuk seed ulang.
Backup
- Salin seluruh folder data/ — berisi database, lampiran, dan sesi WhatsApp.
- Untuk pindah ke PC lain: install ulang, lalu timpa folder data/ dengan backup.
Catatan penting
- • whatsapp-web.js adalah klien tidak resmi. Hindari broadcast massal berlebihan agar nomor tidak diblokir.
- • Server hanya bind ke 127.0.0.1, jadi tidak bisa diakses dari komputer lain secara default.
- • Semua data tersimpan lokal di folder data/ pada PC Anda.